Yuk Kenali Jenis-Jenis Tambalan Gigi Bareng SehatQ

  • Whatsapp
Tambalan Gigi

Gigi berlubang, patah dan terdapat kerusakan jaringan membutuhkan perawatan dengan cara ditambal. Ketika gigi berlubang maka tidak boleh dibiarkan terlalu lama, karena dapat menimbulkan kerusakan ke bagian lain dan semakin dalam.

Selain itu gigi berlubang juga menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan. Gigi yang ditambal akan memanfaatkan bahan tambalan untuk menutup bagian berlubang. Bagi kamu yang berencana untuk menambal gigi, perlu tahu apa saja jenis tambalan yang biasa diberikan.

Aneka Jenis Tambal Gigi yang Umum Berdasarkan Bahannya

Masing-masing jenis tambalan gigi dibedakan sesuai dengan bahan yang digunakan. Selain itu juga setiap bahan memiliki ketahanan berbeda-beda. Inilah yang membuat setiap bahan tersebut memiliki harga berbeda-beda.

Bahkan ada bahan yang mampu bertahan 10 hingga 15 tahun. Jika tambalan mulai rusak atau tidak berfungsi maka kamu perlu membuat tambalan baru. Yuk cek apa saja bahan tambalan gigi bersama SehatQ yang biasa diberikan oleh dokter.

  • Amalgam

Merupakan bahan yang komposisinya adalah perak, tembaga, timah dan merkuri. Karena mengandung merkuri, kini amalgam tak lagi diperbolehkan. Warna tambalannya silver sehingga biasa digunakan untuk menambal gigi geraham.

Bahan ini terkenal kuat bahkan bisa lebih dari 10 tahun sehingga tidak perlu sering diganti. Harganya juga relatif murah dibandingkan bahan lainnya.

  • Porselen

Bahan tambalan yang lebih mahal namun tampilannya mirip sekali dengan gigi sehingga sering digunakan untuk gigi bagian depan. Keawetannya juga sangat lama sampai 15 tahun. Selain kuat, bahan porselen juga tidak mudah berubah warna.

Bukan hanya untuk bahan tambalan saja, porselen juga sering digunakan untuk kawat gigi, veneer dan implan. Biasanya bahan akan dicampur dengan logam agar gigi tahan terhadap pembusukan.

  • Komposit

Dibuat dari bahan resin dan plastik, banyak dipilih karena hasil warnanya yang paling menyerupai gigi. Namun bahan ini tidak memiliki ketahanan yang baik, hanya bisa bertahan 5 tahunan. Selain itu proses pemasangan lama yaitu 20 menit.

Setelah pemasangan, tambal gigi komposit juga membutuhkan kontrol ke dokter yang lebih sering dibandingkan lainnya. Ditambah lagi harganya yang cenderung lebih mahal.

  • Emas Kuning

Pernah melihat gigi palsu dari bahan emas? Ternyata emas juga sering digunakan untuk bahan tambalan gigi. Kelebihannya adalah awet bahkan lebih dari 15 tahun. Emas merupakan bahan yang kokoh tidak mudah berkarat seperti logam.

Di antara semua bahan, tambalan emas adalah yang paling mahal. Selain itu perlu kontrol lebih sering ke dokter untuk pemasangan. Banyak yang kurang suka menggunakan emas karena warnanya kurang pas di gigi.

  • GIC, Glass Ionomer Cement

Bahan terakhir adalah semen ionomer kaca yang merupakan bahan dari akrilik serta kaca khusus. Warnanya putih, sayangnya tidak bisa sesuai dengan warna gigi. Biasanya tambalan gigi ini diberikan untuk anak-anak.

Kelebihan dari GIC adalah mampu melindungi gigi karena adanya fluoride sama seperti dalam pasta gigi. Hanya saja ketahannya sangat rendah yaitu 5 tahun saja. Selain itu bahan juga mudah patah.

Lalu bagaimana tindakan medis yang dilakukan dokter untuk memasang masing-masing bahan tambalan tersebut? Jika kamu penasaran dengan bagaimana cara pemasangannya bisa langsung mencari tahu di SehatQ.

Ada banyak tindakan medis yang tersedia dalam dunia kedokteran termasuk bagaimana cara memasang tambalan gigi. Selain itu kamu juga bisa langsung booking tindakan medis di klinik atau rumah sakit terdekat.

Kini semua tindakan medis yang berhubungan dengan gigi atau kesehatan lainnya bisa kamu dapatkan di SehatQ. Langsung saja unduh aplikasinya.

Related posts